Berapa idealnya menabung setiap bulan

Berapa idealnya menabung setiap bulan

Momies pasti punya tabungan kan? Apalagi mommies jaman now! Kalau ga punya tabungan, ga kekinian banget ya. Arti tabungan disini, tabungan di bank ya moms, bukan di celengan atau di bawah bantal.

Tahu dong moms, punya tabungan banyak manfaatnya. Selain sebagai dana darurat, urusan transfer gaji, sampai transfer duit ke orang lain akan lebih mudah dengan adanya tabungan.

Tapi berapa sih jumlah ideal yang harus ditabung setiap bulannya moms? Ternyata, tak ada satu angka ideal yang bisa dijadikan patokan. Ini karena prioritas dan motivasi setiap orang biasanya berbeda-beda ketika menabung.

Setiap orang mempunyai jumlah tabungan dan investasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka. Tapi sebagian besar penabung sepakat mengatakan minimum tabungan & investasi adalah 10% dari jumlah penghasilan.

Sedangkan menurut para pakar keuangan, bagian penghasilan yang harus disisihkan untuk ditabung setiap bulan adalah 30% . Angka  10% adalah jumlah minimal dari penghasilan untuk ditabung. Kata pakar keuangan, kalau Anda bisa menabung 30% per bulan, peluang Anda pensiun dengan tenang semakin mendekati kenyataan.

So moms, kalau bisa paksakan diri  untuk menabung minimal 10% dari penghasilan ya. Kalau tidak terima gaji bulanan, misalnya terima honor atau komisi, sisihkan 10% dari penghasilan itu  untuk ditabung.

Kalau masih merasa sulit, kurangi pengeluaran yang dapat dikurangi, misalnya kalau Anda merokok, kurangi jumlah batang rokok yang Anda hisap, lebih baik lagi berhenti merokok sama sekali. Kurangi kebiasaan makan di restoran, membeli baju atau asesoris baru. Intinya hilangkan gaya hidup boros yang hanya membuat ‘kantong bolong’.

Ingat ya moms, besarnya persentase tabungan akan sangat tergantung dari besarnya cita-cita Anda dan jangka waktu untuk melakukannya.

Menurut pakar keuangan, perhitungan persentase yang harus ditabung atau saving ratio harus memerhatikan 3 aspek :

1. Jumlah dana tabungan yang sudah dimiliki saat ini.
2. Berapa besarnya cicilan yang masih ada.
3. Tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam 5-25 tahun ke depan.

Berdasarkan tiga aspek tersebut, momies  bisa membagi tabungan untuk beberapa tujuan, yakni;

* Anda harus memiliki dana darurat, minimal 3-6 kali pengeluaran keluarga per bulan dalam bentuk tabungan atau pun deposito. Bila belum ada, usahakan sekuat tenaga untuk memilikinya dengan menabung dalam persentase 30-50 persen hingga dana ini terbentuk.

* Bila memiliki cicilan rumah dan kendaraan, usahakan besarnya jangan melebihi 30 persen dari pendapatan sehingga masih bisa berusaha untuk menyisihkan sekitar 10 persen untuk tabungan.

* Bila menabung untuk biaya sekolah anak atau dana pensiun, buatlah perkiraan berapa nilai uang yang akan dibutuhkan nanti dan menabunglah secara rutin sesuai dengan estimasi.

Momies juga bisa mempertimbangkan untuk mengikuti asuransi karena premi asuransi bisa digolongkan sebagai tabungan terutama untuk produk-produk asuransi yang memiliki nilai tunai atau nilai investasi, seperti asuransi pendidikan dan pensiun.

Percayalah moms bahwa dengan menabung bisa membuat hidup menjadi lebih baik. Dengan menabung, secara tak langsung momies telah mengatur keuangan dengan bijak, menghindari pola hidup boros, melatih konsistensi dan belajar bersabar. Pastinya hal ini akan berdampak positif bagi momies dan keluarga. Selamat menabung

10 Jenis Makanan Yang bisa bikin Kamu gagal DIET

10 Jenis Makanan Yang bisa bikin Kamu gagal DIET

Sudah mencoba diet sehat tapi berat badan tak kunjung menurun? Sepertinya Anda harus memperhatikan lagi makanan yang dikonsumsi. Sebab ada beberapa makanan sehat yang justru memungkinkan Anda menjadi lebih gemuk.

10 Jenis Makanan Yang bisa bikin Kamu gagal DIET

Dalam daftar yang disusun para ahli diet di Tesco, terdapat beberapa makanan yang dianggap sehat tapi justru menjadi penghambat ketika seseorang ingin menurunkan berat badannya. Dalam daftar tersebut disebutkan antara lain minyak zaitun, jus, ayam, granola, campuran buah dan kacang yang dikeringkan, serta biskuit rendah lemak.

Ahli Gizi, Catherine Matthew mengatakan orang berpikir bahwa beberapa buah atau smoothie sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral, padahal itu juga sarat akan gula bahkan ada yang kandungan gulanya lebih banyak daripada minuman bersoda.

“Misalnya kombinasi dari jus nanas, pisang, dan mangga memiliki 15,7 gram gula per 100 ml. Hampir 50 persen lebih banyak dari kandungan minuman bersoda yang hanya 10,6 gram per 100 ml,” jelas Catherine seperti dilansir Daily Mail, Kamis (4/7/2013).

The British Dietetic Association telah melakukan ‘perang’ terhadap kebiasaan minum jus. Mereka mengingatkan bahwa buah atau sayur yang dijadikan jus akan kehilangan beberapa nutrisi yang akan ditemukan dalam buah atau sayuran utuh.

Dalam penelitian terbaru juga ditemukan bahwa konsumsi jus dalam jangka panjang bisa merusak enamel gigi karena sifat keasaman dalam jus tersebut.

Christine mengaskan jika orang ingin menurunkan berat badan, konsumsilah makanan tinggi protein saat sarapan, misalnya telur. “Itu cenderung akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama,” kata Catherine. Ia juga merekomendasikan diet yang mengandung banyak buah dan sayuran.

“Selain itu bawalah sekitar sebotol air untuk minum sepanjang hari,” sarannya. Berikut daftar makanan sehat yang bisa menggagalkan diet Anda, seperti yang diterbitkan ahli diet Tesco:

1. Smoothies

smoothies mungkin mengandung banyak vitamin dan mineral yang berguna bagi kesehatan. Tapi, minuman lembut itu juga sarat akan gula. Lebih baik cobalah buah segar.

2. Minyak zaitun

Minyak ini mengandung lemak tak jenuh dan lebih sehat dibanding mentega. Meski minyak zaitun dipercaya baik bagi jantung, tetap saja ini adalah minyak. Terdapat 50 kalori dalam satu sendok teh minyak zaitun.Cobalah sedikit minyak goreng sebagai pengganti minyak zaitun dengan cara disemprotkan.

3. Madu

Madu merupakan bahan makanan alami. Tapi pada dasarnya, madu banyak mengandung gula asli yang nutrisinya tidak terlalu baik bagi kesehatan. Cobalah mengonsumsi saus apel atau gula pengganti yang lainnya.

4. Jus

Minum jus jeruk, cranberry, atau apel adalah cara cepat menambah berat badan sampai 150 kalori per gelasnya. Jumlah ini lebih banyak dibanding kalori dalam 330 ml minuman soda, yaitu 139 kalori. Lebih baik minum air putih.

5. Roti cokelat

Meski warnanya coklat, tak menjamin roti ini sehat. Lebih baik konsumsilah gandum, roti gandum, atau gandum hitam.

6. Produk rendah lemak

Banyak biskuit atau yogurt yang diklaim mengandung rendah lemak, justru memiliki kandungan gula lebih banyak untuk mengurangi kandungan lemak di dalamnya. Lebih baik, coba yogurt plain dan buah segar.

7. Ayam

Ayam hanya sedikit mengandung daging, jika kulitnya dibuang dan jangan pernah mencoba mengolah ayam dengan digoreng. Coba olah ayam dengan menghilangkan kulitnya terlebih dulu lalu dipanggang. Membiarkan kulit tetap menempel pada daging dan mengolah ayam dengan digoreng, membuat kalori di dada ayam menjadi tiga kali lipat yaitu 300 kalori.

8. Campuran buah dan kacang kering

Pada beberapa kasus, campuran buah dan kacang kering terdiri dari kacang yang dibalut dengan garam, dan buah dibalut gula. Lebih baik konsumsilah kacang yang tidak mengandung garam dan buah berry.

9. Granola

Granola dibuat dari butiran gandum dan itu mengandung banyak kalori serta lemak. Cobalah ganti granola dengan bekatul dan buah segar yang dipotong-potong.

10. Wine

Mungkin wine sedikit bermanfaat bagi kesehatan. Tapi ingat, dalam satu gelas besar wine terkandung 225 kalori. Lebih baik, minum jus anggur atau white wine spritzer yang dipadukan dengan sprite zero.

7 Tips Mengatasi Kelaparan Saat Diet

Inilah 7 Tips Mengatasi Kelaparan Saat Diet

Diet untuk menurunkan berat badan itu susah-susah gampang. Kuncinya adalah konsistensi. Salah satu yang bisa mengacaukan diet adalah ketika mengalami lapar berlebihan.

Selain lapar berlebihan, makan saat marah juga menjadi penyebab kacaunya program diet penurunan berat badan. Sebab tanpa disadari, makan saat sedang marah bisa membuat kalori yang masuk ke dalam tubuh menjadi berlebihan dan efeknya berat badan bisa meningkat.

7 Tips Mengatasi Kelaparan Saat Diet

Nah, untuk mengatasi munculnya rasa lapar berlebihan, ahli kebugaran, John Gloster, menyarankan ada baiknya seseorang memahami jam tubuhnya sendiri. Penting juga untuk memahami perbedaan antara rasa lapar yang sebenarnya dan kontraksi perut.

Kadang-kadang tubuh Anda dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda lapar. Ini terjadi karena makanan memiliki banyak cairan yang terkandung di dalamnya. Namun jika Anda ragu apakah Anda sedang lapar atau haus, sebaiknya pastikan terlebih dahulu asupan cairan Anda dalam sehari terpenuhi.

Untuk memastikan Anda tidak mengalami rasa lapar saat diet, cobalah konsumsi minuman seperti air kelapa atau teh hijau. Selain itu, untuk camilan pililah kacang kedelai atau energy bar.

Berikut cara untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan, seperti dikutip dari Times of India, Kamis (11/7/2013):

1. Jangan pernah lewatkan sarapan

Tidak sarapan, baik karena sengaja maupun tidak, akan membuat Anda mengalami lapar yang berlebihan pada siang harinya. Sangat dianjurkan untuk selalu sarapan dengan menu karbohidrat kompleks dan protein rendah lemak, seperti roti gandum.

2. Rencanakan menu Anda hari ini

Pastikan bahwa Anda membawa camilan rendah kalori dan air putih. Buat catatan pukul berapa kira-kira Anda akan mengonsumsi makan besar dan camilan tersebut. Jangan lupa untuk selalu mematuhi catatan yang telah Anda buat.

3. Pilih lemak sehat

Tubuh Anda sebenarnya juga membutuhkan sejumlah lemak. Namun penting untuk memilih lemak sehat seperti minyak zaitun dan daging ikan.

4. Jangan potong kalori secara drastis

Pemotongan kalori terlalu drastis akan membuat metabolisme Anda melambat dan menyebabkan Anda menjadi lapar sepanjang waktu.

5. Makan makanan rendah kalori

Brokoli, kembang kol, dan salad sayuran salad bisa mengisi kebutuhan kalori Anda dan membantu mencegah kelaparan berlebihan.

6. Jauhi camilan bergula dan karbohidrat sederhana

Camilan manis dan karbohidrat sedernana misalnya seperti cake dan donat. Mengonsumsi makanan jenis ini akan membuat gula darah Anda meningkat. Efek yang diberikan akibat peningkatan ini adalah muncul rasa marah, gelisah, dan tentu saja lapar berlebihan.

7. Makan cukup protein

Studi ilmiah menunjukkan bahwa protein memberi efek kenyang lebih lama daripada karbohidrat. Contoh makanan tinggi protein antara lain telur dan daging.

Copyright © 2026 Internet Marketing Indonesia